Kamis, 02 Januari 2014

TULISAN 19


Untung Rugi Jika Hubungan Dagang Indonesia-Australia Dihentikan
Merdeka.com - Memanasnya hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia membuat pemerintah berpikir ulang mengenai kerjasama ekonomi kedua negara, salah satunya mengenai impor sapi. Pemerintah saat ini berniat untuk menyetop impor sapi dari negeri kanguru tersebut. Namun, apa untung dan rugi bagi Indonesia maupun Australia jika hubungan ekonomi kedua negara dihentikan?
Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Eni Sri Hartati mengatakan jika pemerintah ingin confident dengan kedaulatan negara maka hubungan perdagangan kedua negara harus segera dihentikan, terutama impor sapi. Namun demikian keputusan ini akan memberikan untung dan rugi bagi Indonesia sendiri.
Dari sisi kerugian, menurut Eni Indonesia akan mengalami lonjakan harga daging sapi karena kurangnya pasokan. Namun demikian, sisi positifnya, pemerintah bisa menjadikan moment ini sebagai awal pembenahan sektor peternakan terutama sapi.
"Ini kesempatan pemerintah untuk evaluasi lebih dalam ketergantungan Indonesia terhadap Australia. Pemerintah bisa koordinasi bagaimana cara memenuhi kebutuhan protein masyarakat. Namun jangka pendek akan terjadi shock harga yang naik," kata Eni kepada merdeka.com akhir pekan ini di Jakarta.
Menurut Eni, jika impor sapi Australia dihentikan maka tidak hanya Indonesia yang dirugikan. Negara kanguru tersebut juga akan rugi karena akan susah mencari pasar penjualan sapi. Apalagi saat ini krisis global masih terus berlanjut.
"Satu sisi kerugian Australia karena mereka mempunyai ketergantungan menjual sapinya ke Indonesia. Permintaan dunia saat ini sedang menurun karena krisis global, mereka susah mencari pembeli baru," katanya.
Namun, Eni tidak membantah jika kondisi saat ini juga menguntungkan Australia. Moment akhir tahun dan Natal bisa dimanfaatkan negara kanguru tersebut untuk menekan pemerintah Indonesia.

"Australia itu melawan Indonesia pasti juga punya hitungan. Mereka tahu sebentar lagi Natal dan tahun baru pasti akan ada lonjakan permintaan daging di Indonesia. Tidak ada gangguan saja harga daging di Indonesia sudah Rp 100.000," katanya.
Saat ini tinggal menunggu keputusan pemerintah apakah akan menghentikan hubungan dagang Indonesia dengan Australia atau melanjutkannya. "Sekarang ini sejauh mana antisipasi pemerintah untuk ini. Keputusan di tangan pemerintah," tutupnya.
Sumber              :
Tanggal Kutip   : 24 November 2013
Analisis             :
Hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia yang sedang memanas saat ini membuat pemerintah berpikir ulang mengenai kerjasama ekonomi kedua negara yang diantaranya impor sapi. Pemerintah pada saat ini ingin menyetop impor sapi dari Australia dan hubungan perdagangan kedua negara harus segera dihentikan. Namun keputusan ini memberikan untung dan rugi bagi Indonesia sendiri. Dari sisi untungnya, pemerintah bisa menjadikan moment ini sebagai awal pembenahan sektor peternakan terutama sapi sedangkan dari sisi kerugian, akan mengalami lonjakan harga daging sapi karena kurangnya pasokan. Di sisi lain jika impor sapi Australia dihentikan maka tidak hanya Indonesia yang dirugikan. Australia  juga akan rugi karena akan susah mencari pasar penjualan sapi. Apalagi saat ini krisis global masih terus berlanjut dan satu sisi kerugian Australia karena mereka mempunyai ketergantungan menjual sapinya ke Indonesia.



1 komentar:

  1. Halo, nama saya Nona. Dwiokta Septiani Saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati karena ada penipuan di mana-mana. Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial, dan putus asa, saya scammed oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai seorang teman saya merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Anita Charles pemberi pinjaman cepat, yang meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 430 juta dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres pada tingkat bunga hanya 2%. Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah i diterapkan untuk dikirim langsung ke rekening bank saya tanpa penundaan. Jadi saya berjanji saya akan berbagi kabar baik, sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda membutuhkan semacam pinjaman, hubungi Ibu Anita melalui email: anitacharlesqualityloanfirm@mail.com.
    Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: septianidwiokta@gmail.com
    Sekarang, semua saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman yang saya kirim langsung ke rekening mereka.

    BalasHapus