Kamis, 02 Januari 2014

TULISAN 17


UMKM Masih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Nasional Tahun Depan
Merdeka.com - Tingginya tingkat suku bunga saat ini secara otomatis memperlambat pertumbuhan kredit perbankan. Terutama kredit yang menyasar sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Pengamat ekonomi Universitas Gadjah Mada Tony Prasetiantono melihat, perlambatan kredit UMKM hanya bersifat sementara. "UMKM melambat, itu shock jangka pendek," kata Tony di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (19/11).
Tony meyakini sektor UMKM masih menjadi tulang punggung perekonomian nasional menghadapi ketidakpastian iklim perekonomian global. Sebab, sektor UMKM telah terbukti lebih tahan terhadap guncangan krisis ekonomi.
Tony berharap kebijakan Bank Indonesia (BI) menaikkan BI Rate hingga 175 basis poin dari 5,75 persen ke 7,5 persen juga bersifat sementara. Setelah kondisi perekonomian nasional lebih baik, waktunya bagi BI menurunkan suku bunga acuannya.
"Tahun depan lembaran baru, inflasi rendah. (BI Rate) 7,5 persen saya harap tertinggi tahun ini. Menurun di tahun berikutnya. Bunga lebih rendah dan rasional, 6,5-7 persen BI rate. UMKM akan nikmati ekspansi," tutup Tony.
Sumber              :
Tanggal Kutip   : 24 November 2013
Analisis             :
Menurut bacaan diatas Tingginya tingkat suku bunga saat ini secara otomatis memperlambat pertumbuhan kredit perbankan,terutama pada UMKM .menurut pengamat ekonomi UGM  hal ini hanya bersifat sementara dan setelah kondisi perekonomian nasional lebih baik ,waktunya bagi BI menurunkan suku bunga acuannya .


Tidak ada komentar:

Posting Komentar